“Buku adalah cakrawala dunia” kata-kata yang sudah terlalu masyhur dikalangan para pelajar dan penikmat buku. Membaca merupakan kunci untuk membuka cakrawala tersebut. Sesuai dengan ayat yang pertama kali diturunkan oleh Alloh melalui malaikat jibril kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW.

اقراء merupakan fi’il amr, yang dalam bahasa mempunyai arti suruhan, perintah, sedangkan menurut istilah adalah suatu lafadz yang diucapkan oleh orang yang lebih tinggi derajatnya kepada orang yang lebih rendah untuk mengerjakan suatu pekerjaan yang tidak boleh ditolak. Sedangkan arti lafadz اقراء artinya adalah “bacalah”.

Hobi membaca tidak tumbuh begitu saja, sebagian usaha orang tua adalah dengan mendongengkan anak sebelum mereka terlelap, kadang juga dengan memberikan gambar-gambar edukasi untuk melatih daya imajinasi pada anak. Selain keluarga, lingkungan pun sangat mempengaruhi dalam pembentukan kebiasaan membaca seseorang. Seperti di suatu sistem pendidikan yang memberikan waktu untuk anak didiknya membaca sebelum belajar. Seperti yang telah dilaksanakan di sistem pendidikan TPA TQA Al-Luqmaniyyah.

Taman Baca Santri (TBS) merupakan salah satu usaha peranan penting guna membantu terselenggaranya pendidikan santri TPA TQA yang lebih bermutu. TBS merupakan sumber belajar tahap awal dalam proses belajar yaitu tahap mencari informasi yang bertujuan mewujudkan suatu wadah pengetahuan yang terorganisir, menghimpun informasi, membantu perkembangan kecakapan bahasa dan daya pikir, menumbuhkan kemampuan menikmati pengalaman   imajinatif, mendidik santri agar dapat memberikan dasar kearah pembelajaran mandiri. (Ustadzah Amanatul Khoiroh / PJ TBS TPA TQA LQ)

Santri TPA TQA LQ sedang membaca di TBS (Taman Baca Santri).

Tinggalkan Balasan